Sabtu, 15 Maret 2014

Pariwisata, Saatnya Intropeksi Diri


Beberapa tahun terakhir semenjak Maria Eka Pangestu menjabat sebagai nomor satu di kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif, Indonesia semakin populer sebagai destinasi wisata di Asia.  Berbagai cara dilakukan oleh kemenparekraf demi menstimulasi kemajuan pariwisata Indonesia, salah satunya melalui MICE Industry yang merupakan lahan potensial pariwisata saat ini. Berbagai event bertaraf nasional dan internasional serta stragegi media direct dan media indirect  mengantarkan “Wonderful Indonesia” semakin menempati benak dunia. Namun tidak hanya itu saja. Peran pelaku sosial media, komunitas, dan lembaga independen yang berjibaku membranding Indonesia sebagai kawasan wisata secara tidak langsung juga turut menunjang promosi dan publikasi negara tercinta.

Positioning dan stigma pariwisata “Indonesia” adalah “Bali” kini mulai tergeser sejalan dengan gencarnya promosi daerah tujuan wisata lainnya.  Pelaku sosial media seperti travel blogger berusaha mengangkat citra daerahnya masing-masing tanpa mengharapkan imbalan. Hal hal yang potensial seperti keunikan budaya dan objek wisata diulas secara detil.
Sedihnya popularitas itu seolah tidak sejalan dengan fasilitas, sarana dan prasarana yang ditemukan dibeberapa lokasi wisata daerah yang masih sangat minim. ditambah lagi retribusi untuk  oknum tak bertanggungjawab, “preman setempat” yang kerap meminta uang keamanan.Kedua hal tersebut semakin memuncak dengan karakter pelaku pariwisata.

Otonomi daerah sepertinya menjadi buah simalakama, ketika segala sesuatu diatur dan dikelola oleh pemerintah daerah. Istilah ‘yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin’ terlihat semakin merajai. Ketidakmampuan dan ketidaksiapan pemerintah daerah tentu berdampak pada kemajuan dan laju perkembangan pariwisata yang terlihat “disitu-situ aja”.  Hingga istilah tempat wisata tidak berubah menjadi destinasi wisata bahkan secara perlahan mulai terlupakan dan berakhir pada peak positioning, surga tak terjamah.

Beberapa waktu yang lalu, saya bertemu dengan seorang travel consultant dari Jakarta. Ia tengah menyambangi kota terbesar ketiga di Indonesia dimana saya tinggal yakni Medan. Setelah mengunjungi beberapa trade mark ibukota provinsi Sumatera Utara kami singgah disebuah café melepas penat dan berbagi cerita. Sebelumnya saya ingin menjelaskan bahwa ia merupakan salah satu orang yang resign dari jabatan sebagai PNS karena memilih untuk berwirausaha. Disela-sela perbincangan ia mengeluh akan susahnya mencapai beberapa destinasi wisata di Sumut, lain lagi dengan sikap pelaku pariwisata itu sendiri yang terkesan acuh tak peduli.

“This is hospitality” Ujarnya seraya menggoreskan huruf “X” diatas lembaran kertas bertuliskan objek wisata yang telah dikunjungi.
Dan pasti anda tahu apa yang kelak terjadi bila tulisannya telah terpublish.

Lantas siapa yang harus disalahkan?

Jawaban untuk pertanyaan saya diatas adalah: tak ada yang salah dan tak ada yang benar. Pemerintah, pelaku pariwisata dan masyarakat seyogianya bersinergi untuk memajukan pariwisata sehingga menghasilkan strength output, inilah kekuatan yang sesungguhnya. Tourism Malaysia adalah salah satu contoh nyata begitu besar pengaruh dari sinergitas, Tourism Malaysia merupakan lembaga yang didukung oleh pemerintah, para pelaku industri pariwisata dan masyarakat untuk mempromosikan negara jiran tersebut. “the truly asia” berhasil membentuk persepsi dunia bahwa segala sesuatu hal yang bersangkut paut dengan negara negara di Asia dapat disaksikan di Malaysia, best positioning, right?
Lantas bagaimana dengan kita?

Keindahan Indonesia yang begitu eksotis dengan pesona sejuta manikam panorama alam dan keunikan budaya yang tentunya “milik” kita membutuhkan kerjasama untuk saling bahu membahu membangun sektor pariwisata agar sejajar bahkan melebihi negara lain. Pola saling menyalahkan sudah tidak zaman lagi dan sungguh pantas untuk ditinggalkan. 


Paket Wisata Pulau Pandang

Berikut Itenary untuk Trip Pulau Pandang yang diadakan oleh Traveling Medan Community dan Pariwisata SUMUT (@pariwisataSUMUT). Kegiatan ini bertujuan untuk mengexplore pariwisata Sumatera Utara, karena setiap orang bisa bertraveling ria. Trip Pulau Pandang Batubara dapat dicicil sebanyak 4 kali untuk meringankan sistem pembayaran.



TRAVELING MEDAN and PARIWISATA SUMUT
“your traveling partner”
Cp: 085658080343 Email: traveling.medan@gmail.com
Twitter:  @travelingMEDAN@pariwisataSUMUTFacebook: TravelingMedan



TRIP PULAU PANDANG


Paket Wisata Pulau Pandang
Pulau Pandang merupakan salah satu destinasi wisata di Sumatera Utara, terletak di Selat Melaka kabupaten Batubara, Pulau terluar Indonesia ini menyuguhkan keindahan dan panorama yang menakjubkan. Terumbu karang, air laut nan jernih dan jauh dari keramaian menjadi alasan utama mengapa anda harus berkunjung ke pulau Pandang.

Aktifitas snorkling, fishing dan diving adalah kegiatan menyenangkan. Menyaksikan keseluruhan pulau Pandang dari mercusuar baik di pagi hari (sunset) dan di sore hari (sunrise) akan membuat anda menysukuri nikmat dari sang pencipta.


RUNDOWN

Day One
08.00
Deparature
Meeting point di UISU
12.00
Harbour
-          Perjalanan menuju pulau
-          Lunch
14.00
Island
-          Pembagian Group
-          Pembagian Penginapan
15.00
Free Time
15.30
Snorkling, Swimming
16.00
Afternoon Moment.
-          Sunset View
-          Trackking Batu Belah
18.00
Free Time
18.30
Night Time
-          Fishing
-          Barbeque
-          Dinner
-          Api Unggun
22.00
Rest Time

Day Two
05.00
Morning Time
-          Tracking Island
-          Sunrise
07.00
Free Time
08.00
Breakfast
09.00
Afternoon Time
-          Snorkling
12.00
Perjalanan Menuju Pelabuhan
13.00
Free Time
14.00
Back Departure To Medan


FACILITES
-          Transportation
-          Meal
-          Snorkling Seat
-          Accomodation
-          Camp Ground
-          Outbond Service
-          Guide
-          Games
-          Tracking Island
-          Soft Copy Photoes
-          Travel Assurance*

DESCRIPTION
Open Trip General adalah salah satu kegiatan kerjasama dari Traveling Medan Community dan @pariwisataSUMUT untuk mengadakan explore wisata. kegiatan ini dibuka secara umum (tidak dibatasi untuk anggota saja)
Harap menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan selama perjalanan wisata.
Bila peserta ingin mendapatkan Travel Assurance, maka biaya trip sudah harus dibayarkan lunas 2 minggu sebelum keberangkatan.
Seluruh peserta diwajibkan membawa air minum minimal 2 liter.
Down Payment Rp.100.000 tidak akan dikembalikan apabila peserta membatalkan keikutsertaan.
Keberangkatan akan terlaksana bila peserta “Open Trip General” minimal 30 orang bila kurang dari jumlah qouta maka Down Payment dan keseluruhan biaya yang sudah disetor kepada pihak penyelenggara akan dikembalikan.
Bagi peserta yang membawa barang harap dijaga dengan baik karena kehilangan tidak menjadi tanggung jawab panitia penyelenggara.
Bagi peserta yang akan datang telat, panitia memberikan waktu maksimal 30 menit.
Rundown bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan situasi dan kondisi.
Bagi peserta yang memiliki kebutuhan khusus silahkan menghubungi panitia.
Bagi peserta yang ingin melakukan acara sendiri silahkan koordinasi lebih awal dengan panitia.




INFORMATION AND REGISTRATION
Untuk informasi dan keterangan lebih lanjut silahkan hubungi kami melalui:
Blog           : www.travelingmedan.blogspot.com
email          :
traveling.medan@gmail.com
twitter        : @travelingMEDAN atau @pariwisataSUMUT
fanpage      : Traveling Medan Comm
fb group     : Traveling Medan
Cp              : 085658080343



Pulau Pandang, Paket Wisata Pulau Pandang, Travel Pulau Pandang, Kapal Pulau Pandang
          

Selasa, 11 Maret 2014

Paket Wisata dan General Trip

General Trip, adalah salah satu program dari Traveling Medan Comm dimana trip dibuka secara umum alias tidak terbatas hanya untuk anggota. Bila anda tertarik, kami akan melaksanakan beberapa kunjungan wisata ke beberapa daerah di Sumatera Utara. Alangkah lebih baik bila anda memfollow akun twitter @pariwisataSUMUT atau @travelingMEDAN agar mendapat info update trip general kami.

Berikut general trip untuk bulan Maret 2014.
1. Wisata Pendidikan Dan Mangrove Serdang Bedagai
     16 Maret 2014
     23 Maret 2014
1. Fun Trip Pulau Pandang
    30 - 31 Maret 2014

Berikut general trip untuk bulan April 2014

1. Trip Pelaruga - Kab Langkat
     5 April 2014
2. Wisata Budaya Pegajahan
     9 April 2014
3. Trip Pulau Berhala
    26 - 27 April 2014

Berikut general trip untuk bulan Mei 2014

1. Trip Danau Linting - Kab Deli Serdang
    1 Mei 2014
2. Trip Lau Mentar Canyon - Kab Deli Serdang
    2 Mei 2014
3. Trip Berhala Island - Kab Serdang Bedagai bersama SMA N 7 Medan
    3 - 5 Mei 2014
4. Wisata Mangrove Ecotour - Kab Serdang Bedagai bersama Sirindhon College Thailand
    7 Mei 2014
5. Fun Barbeque with Traveling Medan Comm
   15 Mei 2014

Berikut general trip untuk bulan Juni 2014

1. Open Trip Mangrove Tour 7 - 8 Juni 2014 - IDR 180 (Full Facilities) - Hanya Untuk 16 Orang - Cp: 085658080343
2. Open Trip - Danau Sicike Cike Dairi - 14 sd 15 Juni 2014 - Biaya Sendiri (Adventure Style) - Cp 085658080343
3. Open Trip Berhala 21 - 22 Juni 2014. IDR 420 (Full Facilities) - Hanya Untuk 30 Orang - Cp: 085658080343
4. Open Trip Pulau Pandang 28 - 29 Juni 2014 - IDR 400 - Full Faciliites - Hanya Untuk 30 Orang - Cp: 085658080343

Air Terjun Tarak Ni Onggang - Simalungun

Sumatera Utara memiliki keindahan alam yang sangat memukau, salah satunya adalah air terjun Tarak Ni Onggang yang berlokasi di desa Bongguron kecamatan Raya yang termasuk kedalam wilayah administratif kabupaten Simalungun.

Selain destinasi wisata Danau Toba, Kawah Putih Tinggi Raja, Rumah Pengasingan Bung Karno, Air Terjun Tarak Ni Onggang menjadi salah satu destinasi wisata wajib dikunjungi terlebih bagi anda yang hobby berpetualang.

Air Terjun ini menyuguhkan pesona hijaunya alam yang semakin semarak dengan keberadaan air terjun dengan debit air lancar, ketinggiannya mencapai kurang lebih 50 meter. Keberadaanya diantara hutan hijau menjadikan air terjun ini cocok dijadikan sebagai lokasi camping, tracking forest, dan juga pelatihan alam bebas. Kabupaten Simalungun memang dianugerahi akan keberadaan tanaman langkan yang masih dapat anda temukan selain di kawasan konservasi hutan Kawah Putih Tinggi Raja, di lokasi berbeda tepatnya di sekitar Air Terjun Tarak Ni Onggang anda juga dapat menyaksikan berbagai tumbuhan langka yang pastinya harus kita jaga.


Air terjun ini baru saja ditemukan sekitar pada tahun 2000 silam. Namun keindahannya lekas populer sehingga banyak dikunjungi oleh wisatawan. Promosi mouth to mouth terbukti mampu mendongkrak persentase kenaikan jumlah pengunjungnya terutama di akhir pekan. Umumnya pengunjung air terjun Tarak Ni Onggang adalah para kawula muda hal ini sehubungan dengan akses menuju lokasi yang masih belum relatif memadai.