Tampilkan postingan dengan label pariwisata simalungun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pariwisata simalungun. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Maret 2014

Air Terjun Tarak Ni Onggang - Simalungun

Sumatera Utara memiliki keindahan alam yang sangat memukau, salah satunya adalah air terjun Tarak Ni Onggang yang berlokasi di desa Bongguron kecamatan Raya yang termasuk kedalam wilayah administratif kabupaten Simalungun.

Selain destinasi wisata Danau Toba, Kawah Putih Tinggi Raja, Rumah Pengasingan Bung Karno, Air Terjun Tarak Ni Onggang menjadi salah satu destinasi wisata wajib dikunjungi terlebih bagi anda yang hobby berpetualang.

Air Terjun ini menyuguhkan pesona hijaunya alam yang semakin semarak dengan keberadaan air terjun dengan debit air lancar, ketinggiannya mencapai kurang lebih 50 meter. Keberadaanya diantara hutan hijau menjadikan air terjun ini cocok dijadikan sebagai lokasi camping, tracking forest, dan juga pelatihan alam bebas. Kabupaten Simalungun memang dianugerahi akan keberadaan tanaman langkan yang masih dapat anda temukan selain di kawasan konservasi hutan Kawah Putih Tinggi Raja, di lokasi berbeda tepatnya di sekitar Air Terjun Tarak Ni Onggang anda juga dapat menyaksikan berbagai tumbuhan langka yang pastinya harus kita jaga.


Air terjun ini baru saja ditemukan sekitar pada tahun 2000 silam. Namun keindahannya lekas populer sehingga banyak dikunjungi oleh wisatawan. Promosi mouth to mouth terbukti mampu mendongkrak persentase kenaikan jumlah pengunjungnya terutama di akhir pekan. Umumnya pengunjung air terjun Tarak Ni Onggang adalah para kawula muda hal ini sehubungan dengan akses menuju lokasi yang masih belum relatif memadai.

Sabtu, 28 Desember 2013

Haranggaol Simalungun

Haranggaol

Haranggaol merupakan sebuah kota kecil memikat di tepi Danau Toba. Keindahan yang mempesona dari dari danau terbesar di Asia Tenggara, berada dikawasan kabupaten Simalungun dan dikelilingi oleh gugusan Bukit Barisan.

Keindahan haranggaol telah memikat sejak dahulu kala, tempat ini menjadi pilihan bagi raja-raja batak untuk beristirahat dan menghabiskan waktu senggang, Pesona hijau sejauh mata memandang ditambah kecipak air danau Toba yang begitu jernih, ditambah keberadaan Goa Haranggaol yang juga berada persis berada di tepi danau Toba menjadi daya tarik memikat. Oleh karena istimewanya, banyak wisatawan yang menyebutnya dengan istilah Grand Canyonnya Sumatera Utara.

Haranggaol, masih jarang terdengar ditelinga wisatawan karena rute perjalanan dan infrastruktur yang masih kurang memadai, Namun bila anda sudah pernah kesini maka akan timbul keinginan untuk kembali datang. Penduduk yang tinggal di haranggaol sangat ramah dan bersahabat, mereka menyambut kehadiran setiap pengunjung dengan tangan terbuka.

Tidak  hanya itu saja, haranggaol menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk wisata mancing. Banyak ikan-ikan air tawar yang hidup di perairan Danau Toba - Haranggaol. Selain itu menikmati jernihnya danau toba dengan cara berenang, menyelam, dan bermain dengan riak-riak air adalah satu pengalaman yang tak akan mudah dilupakan.

Ada banyak spot wisata di Haranggaol, yakni Pemandian Horisan, Sabas, Tuhulan, Sigumba-Gumba dan Pemandian Tuktuk Papan yang sangat indah memanjakan mata, anda akan terbawa suasana untuk menikmati lekuk keindahan Danau Toba. Lokasi tersembunyi yang luput dari potret wisatawan, “Gua Haranggaol” berada di dusun Liang Atas Kelurahan Purba Pasir. Menurut cerita warga, Gua Haranggaol adalah tempat favorit raja-raja dulu berplesiran.

Rute Menuju Haranggaol
Menempuh jarak sekitar 300 km dari kota Medan untuk dapat sampai didaerah ini melalui 2 rute perjalanan 1. Medan - Kaban Jahe - Merek - Saribudolok - Haranggaol.
2. Medan-Pematang Siantar-Pematang Raya - Haranggaol

Selasa, 10 Desember 2013

Indahnya Patung Dewi Kwan Im Di Siantar



Siantar adalah kota terbesar ke dua di Sumatera Utara setelah Medan.

Menikmati kota Siantar yang sangat terkenal dengan kuliner khasnya Roti Ganda dan Pangsit Siantar mungkin sudah kerap terdengar. Namun terdapat tempat wisata di Pematang Siantar yang harus anda kunjungi bila anda tengah berada kota kelahiran Adam Malik ini yakni Patung Dewi Kwan Im.


Patung Dewi Kwan Im Siantar menjadi icon Pariwisata Kota Pematang Siantar. Hal tersebut dikarenakan keunikan, sejarah dan kemegahan bangunan tempat beribadah agama Budha ini.


Patung Dewi Kwan Im berada di komplek Vihara Avaloskitespera. Pesona keindahan dan kemegahannya sangat memukau, memiliki tinggi 22,8 meter Patung Dewi Kwan Im adalah patung tertinggi di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.


Patung Dewi Kwan Im dibangun pada tahun 2005 dengan menghabiskan dana sebesar 9 milyar. Tidak hanya itu, pengerjaan patung ini bahkan diluar dari prediksi penulis, ternyata icon pariwisata kota Pematang Siantar ini dibuat langsung di negeri tirai bambu alias China. Selain itu keseluruhannya terbuat dari material granit sehingga memerlukan pengerjaan selama 3 tahun hingga selesai dan dapat dinikmati seperti sekarang.


Lokasi Patung Dewi Kwan Im terletak di Jalan Pane, Tidak perlu tersesat bila hendak berkunjung ke wisata religi di Siantar ini karena mayoritas penduduk mengetahui alamatnya.


Wisatawan kerap berkunjung ke patung Dewi Kwan Im Siantar demi melihat kemegahannya, oleh karena hal tersebut pula MURI memberikan penghargaan karena keindahannya dan ketinggiannya yang mengalahkan objek lain yang sama.


Selain menikmati pesona Patung Dewi Kwan Im, tidak jauh dari kota Siantar terdapat beberapa objek wisata lain yang menarik dan layak dikunjungi. Seperti Parapat, Tanjung Unta, Rumah Bung Karno dan masih banyak lagi. Bila anda membutuhkan informasi Pariwisata Sumatera secara lebih lengkap, silahkan follow akun twitter @pariwisataSUMUT atau akun twitter penulis @Anthony_Riel yang sekaligus juga admin/moderator akun fanpage dan twitter Pariwisata SUMUT. 

Terimakasih sudah berkunjung... :)