Tampilkan postingan dengan label trip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label trip. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Februari 2015

Paket Wisata Pulau Nias


Paket Wisata Pulau Nias merupakan tour visit program untuk mengexplore (menjelajah) keindahan kepulauan Nias yang begitu mengagumkan. Open Trip Nias dipusatkan di dua kabupaten sebagai destinasi wisata yang memiliki nilai plus berdasarkan 3 point penting yakni: Incredible, Adventure dan Unique. Kabupaten Nias Utara memiliki pesona wisata bahari yang sungguh memukau, doing adventure style, bersiaplah untuk menelisik The Marine Paradise of Nias. Nias Selatan merupakan pusat peradaban megalitikum, khasanah budaya yang sarat akan makna, tradisi turun temurun yang masih dapat disaksikan, welcome to The Heritage and Culture Of Nias.

Melalui program wisata 6 hari 5 malam, dalam jangka waktu tersebut anda akan merasakan atmosphere Nias yang memukau. Tano Niha di Samudera Hindia.

TRAVELING MEDAN COMM
your traveling partner
PariwisataSUMUT.Net - TravelingMedanTV - Traveling Medan Trip

Harga Paket Wisata Nias
IDR: 2.450.000 (fasilitas lengkap)
Harga Paket iTravelME
IDR: 1.500.000 (kami akan menyesuaikan fasilitas dengan budget anda)

Destinations
Daftar tempat wisata di Nias Utara dan Nias Selatan yang akan dikunjungi:
Lahewa
Pulau Wangu
Pulau Panjang
La'fau
Toyolowa
Tureloto
Desa Tugaya Olo
Gawu Soyo
Teluk Dalam
Bawomataluo
Puncak Genasi
Sifika

Untuk informasi dan detil itinerary dan rundown sila hubungi kami melalui contact:




Paket Wisata Sabang Dari Medan

Sabang merupakan eksotisme bahari nan memukau di AcehKeindahan Sabang telah menjadi legenda yang menarik minat wisatawan baik domestik maupun internasional. Paket Wisata Sabang dari Medan tentu menjadi pilihan yang tepat bagi anda yang tinggal di Kota Medan atau tengah berada di Sumatera Utara dalam rangka berwisata dan hendak melanjutkan perjalanan wisata ke Sabang-Aceh


Dengan perjalanan wisata selama 4 hari 3 malam, banyak destinasi wisata di Sabang yang akan dijelajahi. Mulai dari Kota SabangPantai Sumur TigaGua JepangKilometer 0, Rubiah, Iboh (Iboih) dan masih banyak lagi lainnya. Selain berwisata bahari di Aceh seperti menikmati panorama bawah laut, terumbu karang, ikan hias, pasir putih dan gradiasi warna laut, Sabang juga dapat dijadikan sebagai lokasi wisata religi di provinsi Serambi Mekah ini.

TRAVELING MEDAN COM
 â€œyour traveling partner”
Telp: 085658080343 -  BBM: 7ddcdb04 – Line: TMCgroup
Email: traveling.medan@gmail.com

  Twitter:  @travelingmedan – IG: travelingmedan - Facebook: travelingmedan

Fun Traveling To Sabang, Pulau Rubiah, Pulau Weh
(Active Price On 2015)
4D3N, Kontribusi Per Orang: Rp. 1.500.000

ü  Transportasi Medan – Banda Aceh
ü  Transportasi Banda Aceh – Sabang
ü  Transportasi Overland Sabang
ü  Transportasi Speedboat Iboih – Rubiah Island
ü  Penginapan Bungalow di Pulau Rubiah/Sabang
ü  Dokumentasi Foto dan Video
ü  Meal 4 kali
ü  Local Guide

ü Tiket Pesawat Dari Tempat Asal ke Kota Medan
ü  Makan diluar ketetapan include
ü  Pengeluaran pribadi selama perjalanan wisata
ü  Diving
ü  Serta biaya diluar yang sudah disebutkan diatas.

RUNDOWN TRAVELING TO 
ACEH SABANG, PULAU WEH, KM 0, RUBIAH ISLAND, IBOIH

Departure
Keberangkatan dari meeting point atau tempat yang ditetapkan oleh TravelingMEDAN. Perjalanan darat selama 10 jam dari Medan menuju Banda Aceh.
First Day
Tiba di Kota Banda Aceh, Breakfast, Pukul 11.30 tiba di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Penyebrangan selama 2 jam perjalanan, Estimasi pukul 13.30 tiba di Pelabuhan Balohon Sabang, Pukul 14.00 - Selesai mengunjungi Kota Sabang, Pantai Sumur Tiga, Goa Jepang, Tugu Nol Kilometer dan Pantai Iboih.
Second Day       
Menyebrang dari Pantai Iboih ke Pulau Rubiah, Breakfast di Pulau Rubiah, Snorkeling di Pulau Rubiah, Pilgrim tour ke asrama haji pertama di Indonesia, Lunch, Snorkeling, Kembali Ke Iboih.
Third Day
Breakfast, Keliling Iboih, Free Time (Diving, Snorkeling, Glass Bottom Boat, Banana Boat), Lunch, Pukul 13.00 Perjalanan pulang dari Pelabuhan Balohon ke Banda Aceh, Pukul 16.00 Perjalanan pulang dari Banda Aceh ke Medan

Senin, 15 Desember 2014

Tips Bewisata Ke Medan

Halo traveler!! Getting ready to travel around Medan? Sebelum menginjakkan kaki di kota kuliner ini, ada baiknya kamu tau mengenai Tips berwisata ke Medan. Sesuai dengan istilah "lain lubuk lain ikannya" maka mau tidak mau mau perlu sekali untuk mengenal destinasi wisata yang ingin dituju. Sekarang pusatkan mata anda ke point-point berikut.

1. Set Your Transport Accomodation
Atur transportasi yang hendak kamu gunakan dari tempat asal ke Kota Medan. Bila menggunakan transportasi udara maka maskapai penerbangan biasanya mendarat di Kuala Namu International Airport sedangkan untuk transportasi laut akan merapat di dermaga Pelabuhan Belawan. Bila dari KNIA anda harus menggunakan transportasi lagi ke Medan. Opsi recommended ada 3 yakni menggunakan Kereta Bandara KNIA, Bus Damri atau Taxi. Yang paling murah dari ketiganya adalah Bus Damri.


2. Set Your Traveling Destination
Ini yang paling penting, jangan setelah sampai di Kota Medan anda tidak tahu tempat-tempat wisata mana yang ingin dikunjung. Sebagai refrenai coba cek di website: Pariwisata Sumut. Anway, site ini update setiap hari dan tempat-tempat wisata di Sumut yang belum terkenal bisa kamu lihat disini. Tinggal arahkan kursor ke menu -> destination dan pilih sub menu dari Kab/Kota yang akan kamu jelajah.


3. Set Your Staying Accommodation
Sesuaikan budget dan tentukan jenis penginapan. Di Medan terdapat losmen, motel, inn dan hotel baik untuk traveler maupun backpacker. Nah untuk melihat review Hotel Di Sumut jangan lupa berkunjung lagi ke website www.pariwisatasumut.net


4. Local Hospitality
Shocking soda!! wait, we are not talking about drink. Percaya gak percaya bamyak loh pengunjung dari luar kota Medan sedikit terkejut tatkala menginap di hotel. Bukannya gimana, orang Medan kan udah terkenal punya karakter keras, termasuk logat alias cara berkomunikasinya. Untuk itu harap maklum aja kalau nadanya sedikit membentak. Hatinya baik kok. :*

5. Medan Transportation Choice
Hampir semua jenis transportasi publik dapat kita temukan di Medan. Yang paling out of the box adalah angkot dan becak Medan. Kalau angkot di Medan itu sudah biasa ngebut-ngebut karena emang dilahirin sebagai pembalap, mungkin. Tarif angkot Medan berkisar Rp. 5.500/estafet. Beda lagi dengan Becak Medan, jangan asal naik aja, stop dulu kemudian tanyakan harga ke tempat wisata yang akan kamu tuju. Coba deh nawar harga 20 %, karena biasanya tarif naik becak itu suka ngasal apalagi kalau kamu berpenampilan cetar membahana, rusaaak abang dek. -___-


6. Seat Your Meal
Dari ujung ke ujung disepanjang jalan Kota medan. Terhampar luas aneka makanan dan minuman bak permadani. Mulai dari harga mahal hingga harga murah, halal dan non halal, enak dan tidak enak, bintang 5 dan kaki 5, semua ada di Medan. Sesuaikan dengan traveling budget kamu. Kan sedih juga kalau entar kamu berat di ongkos, apa lacur uang terkuras dan akhirnya menggerayang di Kota Medan.


7. Be Careful
Sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, Medan enggak cuma keren dan wuih rame binggo. Kriminalitasnya juga lumayan high traffic. Jadi kamu kudu berhati-hati dan selalu siap sedia. Kalau tida terpaksa, hindari keluar pada malam hari kecuali ada orang yang kamu kenal untuk menemani.

Nah ketujuh tips tersebut saya beri label "7 Jurus Ampuh Berwisata Ke Medan". Semoga bisa membantu kamu menelusuri peaona keindahan kota Medan baik dari aisi budaya, heritage, kuliner, sejarah dan lain-lain. Kalau merasa ada pertanyaan, dont worry... Traveling Medan Comm alias Komunitaa Traveling Medan siap ngebantu kami. Follow saja twitternya di link www.twitter.com/travelingmedan atau www.twitter.com/pariwisatasumut. At last, welcome and enjoy the small city of Asia. :)

Senin, 01 Desember 2014

Mangrove Tour Traveling Medan Comm with Universiti Malaysia Trengganu

Bertolak dari Kota Medan, cuaca dingin masih membungkus pagi. Saya beserta 2 orang team dari Traveling Medan Comm tengah bergegas, menunggu kedatangan mahasiswa S2 dari UMT. Selang beberapa detik berlalu, wajah-wajah ceria mengintip dari balik kaca seiring dengan tibanya bus pariwisata yang membawa rombongan dari hotel. Mereka adalah tamu kedua kami yang berasal dari luar negeri khusus untuk melakukan perjalanan wisata pendidikan atau dalam istilah asing disebut eco-tourism.
taking some pictures on the white sand
Kemudi berjalan, sambutan hangat dari rombongan mahasiswa S2 begitu terasa indah, "kita bisa bersahabat, kawan", makna tersirat. Begitu juga dengan staf dosen, seorang pria berpendidikan tinggi yang sehari sebelumnya telah bertemu dengan saya, beliau terlihat sangat santun, senyum keakraban dan lelucon terlontar begitu saja. 

let's make it be a memorable tour
1,5 jam di dalam bus terasa begitu singkat, canda, tawa memeriahkan suasana. Ada gelitik disana. Berbagi pengalaman antara yang satu dengan yang lain, meski terkadang bahasa menjadi kendala tak terbantahkan bahkan saat pengelola mangrove menerangkan detil sejarah dan fungsi Mangrove dalam bahasa Indonesia. Lain lubuk lain ikannya, meski berasal dari satu rumpun tetapi bahasa Melayu dan Indonesia tetaplah berbeda.

low profile and friendly lecturer, role model. :)

Setelah mengitari areal Mangrove Forest, Rombongan dari Medan dan Malaysia melanjutkan sesi penanaman Mangrove. Suasana begitu sangat meriah, gelak tawa dan canda tetap ceria mewarnai dan menumbuhan jerjak-jerjak semangat. They're are not afraid looked dirty..!!

planting Mangrove tree in the beach

Terlihat lelah, matahari menukik dan waktu menunjukkan pukul 02 petang. Entah karena kelelahan atau semilir angin hingga kemudian rasa lapar mulai mendera. Selepas menikmati panorama pantai, team beserta rombongan mempercepat langkah menyusuri jembatan kecil yang membelah muara. Social media holic, kami tetap memanfaatkan moment untuk berfoto.

hi... craps!! where are you?
Berbagai jenis kuliner laut terhidang diatas meja seukuran 1,5 x 0,5 meter. Dari setiap sudut mata nampak jelas sudah tidak sabar untuk menikmati menu makan siang kala itu. Hanya menunggu aba-aba saja, rombongan mulai mencicipi hasil olahan laut seperti kepah, kepiting dan udang. Satu lagi menu wajib ala Indonesia, lalapan. Walaupun tidak terbiasa dengan makanan pedas, rombongan dari Universiti Malaysia Trengganu terlihat asik mengunyak makanan di tengah pepohonan Mangrove. Mereka mengakui menu kali ini berbeda dan rasanya mantap alias maknyus.
guests form UMT crossing a small bridge

Waktu berputar, jam telah menunjuk pukul 02 dan kami segera bersiap-siap untuk kembali ke Kota Medan. Romobngan dari UMT mengucapkan terimakasih kepada para pengelola desa Nipah sebagai salam penutup acara. Seperti biasa, sesi dokumentasi harus tetap berjalan.

Kami dari Traveling Medan Comm dan Pariwisata SUMUT Net menghaturkan terimakasih banyak telah memilih kami sebagai penyelenggara perjalanan, Wish that we'll meet again in another good chance. Bro and sis.... we're gonna miss you all. :)