Tampilkan postingan dengan label wisata bahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata bahari. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 April 2014

Perkebunan Teh Sidamanik

 
Beribukotakan Raya, Inilah kabupaten Simalungun yang memiliki luas wilayah 4.150 km2 terdiri dari 17 kecamatan dan dan 216 desa/kelurahan. Kabupaten simalungun adalah satu dari tujuh kabupaten yang berada di kawasan danau Toba sehingga wajar bila beberapa kali Festival Danau Toba diadakan di kabupaten ini tepatnya di kota wisata Parapat.
Mencengkram pagi, menikmati semilir angin berhembus dengan suguhan hijau sejauh mata memandang, selamat datang ke Perkebunan Teh Sidamanik.
 
Kebun Teh Bah Butong Sidamanik
 
 
Mengeja lagi, yap... sedikit lucu bila menyebut nama Bah Butong, secara harfiah kedua padanan kata tersebut maknanya menggelikan. Bah...!! Butong (Bah...!! Kenyang). Kata "Bah" sangat identik dengan orang Batak, sedangkan kata Butong berarti Kenyang. Entahlah.... hehehe. Tapi ternyata "Bah" memiliki arti berbeda, Bah dalam bahasa Simalungun artinya "Sungai". Sipp... I got ZONK. -_-
 
Lokasi objek wisata yang satu ini berada di jalur lintas Parapat menuju Pematang Siantar melalui rute Tanjung Unta. Sebenarnya Kebun Teh Bah Butong bukanlah sebuah daerah tujuan wisata yang sah namun karena keindahan panorama dan hijaunya teh berhasil menarik minat masyarakat baik dari Simalungun dan bahkan luar kota untuk berkunjung. Kebun Teh Sidamanik berada di PTPN - IV Medan. Perkebunan dengan luas areal mencapai 8.373 ha ini telah ada semenjak kolonial Belanda menjajah Indonesia, kerennya lagi Kebun Teh Sidamanik adalah perkebunan teh tertua di Pulau Sumatera yang masih ada hingga saat ini. Lokasinya yang berada pada ketinggian 900 mdpl menjadikan kawasan ini cocok dijadikan sebagai daerah penanaman teh hitam. Faktanya lagi nih, Kebun Teh Bah Butong alias kebun Teh Sidamanik adalah sentra penghasil teh hitam kedua terbesar di Indonesia. :)
 
Usut punya usut ternyata kebun teh di daerah ini dulunya ada 6 buah loh, yakni: Perkebunan Teh Toba Sari, Perkebunan Teh Bah Butong, Perkebunan Teh Sidamanik, Perkebunan Teh Sibosar, Perkebunan Teh Birung Ulu dan Perkebunan Teh Marjandi. Akan tetapi seiring perkembangan dan pemerataan ekonomi maka ke 6 perkebunan teh ini akhirnya dipisah sesuai dengan wilayah lokasinya berdasarkan kecamatan.  Berbicara mengenai akses, kebun Teh Sidamanik sudah sangat layak dikunjungi baik menggunakan transportasi moda roda dua maupun roda empat. Tingginya tingkat kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun adalah alas an mengapa Kebun Teh Sidamanik akan dijadikan sebagai trade mark pariwisata Sumatera Utara setelah Danau Toba.
 
Bila anda berangkat dari kota Medan, maka anda harus melalui kota Pematang Siantar. Jarak dari kota ini ke Sidamanik berkisar 16 km. Jadi tidak memerlukan waktu lama untuk menikmati pesona keindahan pariwisata Simalungun yang tertatap begitu apik ini.
 
Wisata Pendidikan di Sumatera Utara, yap...!! Perkebunan teh Sidamanik kerap dijadikan sebagai lokasi study tour dan field trip oleh kampus-kampus dari kota Medan seperti Instut Teknologi Medan (ITM), Universitas Sumatera Utara (USU) dan masih banyak lagi lainnya. Nah bila kamu sudah tertarik, saatnya memacu langkah dan menikmati alam Sumatera di balutan epic kabupaten Simalungun.
 

Kamis, 10 April 2014

Wisata Mangrove Di Sumatera Utara

- sebab keindahan dan pesona hijaunya alam memberi sebuah makna, akan titipan Tuhan yang harus kita jaga - AN

 
Secara signifikan, efek rumah kaca mulai menggerogoti pertahanan bumi: kerusakan alam, lapisan atmosphere, cuaca ekstrim, dan lain-lain merupakan dampak yang terasa sangat menggangu. Industri Pariwisata tengah mengalami perubahan pola demi menjaga dampak dari efek rumah kaca tersebut dengan menciptakan pariwisata berbasis pada kepedulian terhadap lingkungan.

Go Green!!
yel-yel yang kini marak diteriakkan oleh para pemerhati lingkungan, namun faktanya menjadi pemerhati tanpa aksi ibarat sayuran tanpa garam.

Desa Nipah - Serdang Bedagai adalah salah satu bukti bagaimana sebuah keluarga kecil berhasil mengubah paradigma masyarakat sekitar untuk peduli dan turun tangan secara langsung menjaga bumi. Desa ini berada di Serdang Bedagai Sumatera Utara. Melalui niat tulus, kini desa yang dulu tidak terawat itu berbenah dan menjadi tujuan destinasi wisata mangrove terpadu pertama di Sumatera Utara.



Membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan dari Medan baik mengunakan moda roda dua maupun roda 4. Senyum dan sambutan yang begitu hangat layaknya keluarga menanti kepulangan anak akan menyambut anda setibanya di lokasi wisata. Right... mereka, masyarakat biasa yang layak diberi sertifikat profesi sebagai pelaku pariwisata tanpa ujian sertifikasi.

Desa Nipah memiliki luas 7 HA, dikelola oleh komunitas yang bermukim disekitar lokasi wisata Mangrove. Keindahan Desa Nipah terletak pada basisnya yang notabene didirikan untuk menjaga kelestarian lingkungan sehingga anda dapat melihat Pohon Mangrove tertata begitu apik, penginapan diantara pohon Mangrove, Pasir berwarna puith, Ikan di kolam berenang bebas, dan pemandangan bahari laut lepas yang akan mengajak anda untuk bersyukur atas sentuhan tangan Tuhan sang pencipta.

Desa ini sangat cocok dijadikan sebagai pusat penelitian Mangrove, wisata pendidikan dan wisata bahari di Sumatera Utara.
Percayalah.... anda tak akan kecewa bila telah berada di jantung mangrove Serdang Bedagai.

Selasa, 08 April 2014

Best Sunset View

there will always tight feeling about happiness and grateful in every single moment when sunrise/sunset come..........
 
 
Semenjak kecil ada suatu kebiasaan yang membuat keluarga saya khawatir. Tepat pukul 05.00 hingga matahari tenggelam mereka selalu dibuat pusing. "Idike Si Nius?" yang berarti "Dimana Si Nius?" Pertanyaan dari ibu yang telah melahirkan saya. Maklumlah, sebagai anak paling bontot saya tak pernah lepas dari pengawasan. Mungkin kalian pernah merasakan hal yang sama dengan saya, tingkah pongah semasa kecil dimana gejolak jiwa untuk bermain-main seperti euphoria pemilu amat teramat begitu besar. :)
 
Lantas kenapa mereka selalu khawatir ketika senja telah menyapa?
 
Alasannya adalah: "Sunset"
 
Seperti sebuah rutinitas yang tak pernah menjemukan, dikala jam telah berdentang merdu dan jarum kecil menunjuk ke angka 5 saya akan meninggalkan semua aktivitas dan berlari sekuat tenaga beradu dengan waktu, secepat mungkin melesak ke lapangan Sekolah Dasar yang letaknya tak jauh dari rumah. Bila saya memang benar-benar tidak sedang beraktifitas, salah satu hobby teranyar dan tergila (menurut keluarga saya) adalah pergi ke hutan, memanjat pohon dan segera membuka mata selebar mungkin. Menyaksikan keindahan paling sempurna dari sang pencipta, sunset.................
 
Di setiap perjalanan, saya tidak pernah melewatkan kebiasaan yang saya bawa semenjak kecil ini. Banyak orang bertanya: "Kenapa segila itu melihat sunset". Entahlah, mungkin setiap orang punya jawaban masing-masing tergantung dari sisi mana mereka berpendapat. Tetapi bagi saya, disaat matahari tenggelam, disaat itu pula timbul suatu perasaan yang tak bias diungkapkan dengan kata. Saat dimana saya seolah melihat tangan Tuhan tengah menabur kedamaian dan sukacita.
 
Best Sunset Ever I wanna Show You Up
 
                                                 Sunset Di Pulau Pandang kab Batubara
 
 
Hei......!! this is paradise, :* sesaat sebelum Matahari tenggelam kami tengah bersnorkling ria di Pulau Pandang - Batubara. Yap.... Ternyata matahari begitu indah, percikan warna orange berpadu dengan air laut biru amat menggoda. Matahari seolah bersembunyi malu-malu dibalik Kapal nelayan.
 
Sunset Di Silalahi kab Dairi
 
Beberapa detik setelah melihat matahari akan kembali keperaduaannya, sedikit memaksa... saya meminta sang supir untuk segera berhenti padahal kami tengah mengejar waktu untuk selekas mungkin tiba ke Medan. But anyway..... I always miss this heaven view. :* Gelombang awan yang beradu dengan matahari memberi percikan warna yang sangat mengagumkan. Pantulan dari keduanya terlihat begitu...... awhhh!! sulit diungkapkan dengan kata-kata.
 
 
Sunset Di Situ Patenggang Jabar
Situ patenggang Adalah sebuah danau di Jawa Barat, Nah.... saat itu kami tengah mengadakan intensive tour bersama client. Sore itu itu Matahari yang mulai terbenam warnanya amat indah. Yang paling menakjubkan adalah sinar matahari yang menembus awan. That's the reason why I wanna get back here, againnn,,,,,,!! 
 
Sunset Di Parangtritis Jogja
 

Selain menikmati keindahan gundukan pasir yang kerap muncul tiba-tiba, salah satu alasan mengapa setiap kali ke Jogja saya selalu menyempatkan diri ke Parangtritis adalah kesempurnaan Sunset yang bisa saya dapatkan setiap matahari tengah hendak kembali ke peraduannya. duduk diatas pasir seraya memandangi langit, pantulan cahaya matahari yang perlahan hilang ditelan samudera. Hei Jogja.... I miss you a lot. :*
 
 

Minggu, 19 Januari 2014

Pantai Bunga - Batubara


Pantai Bunga Batubara terletak di tanjung Tiram sekitar 10 km dari ibukota, Batubara. Merupakan salah satu tempat wisata ecotourism yang menarik dengan keindahan dan pesona menawan sunset yang begitu memukau

Jumat, 13 Desember 2013

Pulau Imana Di Nias Barat

Kepulauan Hinako dari Giraffi

Tertarik mengexplorasi pulau indah nan permai?, jauh dari peradaban?, dan masih terjaga dengan amat baik?

Maka datanglah ke Pulau Imana di Nias Barat. Inilah jawaban dari pencarian anda. Nias yang terletak di samudera hindia memang menyimpan sejuta misteri yang amat mengagumkan. Selain panorama bawah laut, surfing dan fishing Nias memiliki kebudayaan megalitik tertua di Indonesia. Namun amatlah picik bila anda hanya menempatkan Lagundri, Gawu Soyo dan Pulau Tureloto saja sebagai destinasi wajib di Nias.


Pulau Imana yang masuk kedalam kawasan kepulauan Hinako adalah beberapa pulau di Nias Barat yang menyuguhkan sisi lain dari Nias

Jauh Dari Peradaban, Inilah Pulau Hamatula


Nias Barat, sebuah kabupaten hasil pemekaran dari kabupaten Nias. Pulau Hamatulo adalah sebuah pulau tak berpenghuni di kawasan kepulauan Hinako.

Pulau Hanatula berdekatan dengan pulau-pulau lainnya seperti pulau bawa, Pulau Asu, Pulau Bawa,
Pulau Bogi dan pulau hinako. Gugusan pulau di kepulauan Hinako kerap dikunjungi wisatawan asing sebagai spot surfing dan fishing.

Pesona keindahan bahari di pulau Hamatula sangat terasa berbeda karena amatlah jauh dari peradaban sehingga ekosistem terjaga dengan begitu baik. Bagi anda yang memiliki hobby survivacation, mungkin pulau Hamatula adalah salah satu destinasi wisata yang wajib anda masukkan sebagai target selanjutnya.

Pulau Asu Yang Menggoda


Pulau Asu adalah pulau kecil berpenghuni. Masih jauh dari peradaban sehingga kelestarian ekosistem di Pulau Asu terutama keindahan pemandangan bawah lautnya begitu eksotis. Pulau Asu adalah surga bagi kegiatan snorkling, diving, dan fishing sehingga kerap dikunjungi oleh wisatawan.



Pulau Asu adalah surga wisata memancing, karena pada faktanya setiap wisatawan yang datang tak akan pernah melewatkan aktifitas yang menuntut kesabaran ini. Berbagai jenis ikan untuk dikonsumsi hidup di perairan pulau Asu dan jumlahnya sangatlah banyak. Jadi tidak perlu berlama-lama melemparkan umpan kail, tunggu beberapa menit saja maka bersiaplah mengumpulkan tenaga menarik ikan yang menantang anda.

 

Tapi ada hal unik lain yang perlu anda ketahui, bila anda tengah mengarungi laut jangan terkejut. Lumba-lumba si sahabat manusia akan menggoda anda dengan melakukan atraksi lompatnya bersama komunitasnya. Ahh... this is awesome, right?


Kekayaan terumbu karang pulau asu tak perlu diragukan lagi. Bahkan terumbu karang yang jarang ditemui di dunia bisa ditemukan di pulau Asu. Termasuk ikan warna-warni seperti pelangi yang harganya bila dipasaran sangat mahal. Sehingga tidak ada kecewa bila sudah menginjakkan kaki di pulau Asu.

Surga wisata bahari di kabupaten Nias Utara memang tak akan habis bila diperbincangkan. Bila anda ingin mengetahui Pulau Bawa, Pulau Bogi dan pulau-pulau lainnya silahkan baca 9 Pulau Di Nias Barat