Tampilkan postingan dengan label kuliner medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner medan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Januari 2014

Kuliner Durian Di Sumatera Utara

Kuliner Sumatera Utara memang sangat menakjubkan, keberagaman dan heterogenitas dari banyak suku bangsa dan etnis yang bermukim hampir merata di seluruh wilayah administratif menjadi sebab kekayaan kulinernya. Medan yang mana merupakan ibukota dari Sumatera Utara, sebuah kota metropolitan terbesar ke tiga di Indonesia dikenal dengan wisata kuliner, dimana seluruh cita rasa makanan dari tiap daerah di Sumatera Utara dapat ditemukan di daerah ini.

Salah satu makanan yang amat kerap dicari oleh wisatawan baik lokal maupun domestik adalah durian Medan. Namun taukah anda bahwa durian Medan merupakan hasil bumi yang aslinya berasal dari daerah-daerah di Sumatera Utara? Durian Medan ada yang berasal dari kabupaten Dairi, Tapanuli Utara, Humbahas, dan tentu saja Nias.

1. Durian Sidikalang
Sidikalang adalah ibukota dari kabupaten Dairi. Sebagai pusat pemerintahan Sidikalang juga menjadi sentra dibidang perekenomian. Secara umum durian Sidikalang berasal dari daerah Tiga Lingga dan Parbuluan meski sebenarnya tiap daerah di kabupaten Dairi juga menghasilkan durian namun pasokannya tidak terlalu besar.




2. Durian Medan
Durian Medan, adalah makanan khas dari Sumatera Utara yang paling terkenal selain Bika Ambon. Durian Medan atau durian Montong dipasok dari daerah kabupaten Dairi dan Humbahas (Humbang Hasundutan). Cita rasa yang unik dan memikat menjadi daya tarik Durian Medan. Sehingga Durian Medan saat ini menjadi komoditas kuliner paling diminati dan memiliki pangsa pasar kuliner terbesar dari wilayah Sumatera Utara




3. Durian Nias
Nias, sebuah kabupaten yang berada persis di Samudera Hindia. Durian Nias sangatlah terkenal dan diminati oleh banyak orang. Rasanya yang manis dengan aroma alkohol alami menjadikan durian ini kerap dicari oleh pecinta buah durian. Namun karena jarak dari kota Medan dengan Nias cukup jauh menjadikan durian Nias lumayan susah untuk ditemukan.

Ketiga daerah tersebut sangat terkenal dengan cita rasa dari duriannya. Banyak pengunjung yang datang ke wilayah Sumatera Utara khusus mendatangi Sidikalang, Medan, maupun Nias untuk merasakan kelezatannya. Bagi anda yang tertarik namun jaraknya jauh dari ketiga daerah tersebut tidak perlu khawatir. karena banyak toko online yang kini telah menjual durian Medan, durian Sidikalang dan juga durian Nias.

Salam Wisata

Kamis, 09 Januari 2014

11 Makanan Tradisional Sumatera Utara


Kuliner Sumatera Utara menjadi salah satu hal yang perlu disambangi dan disandingkan untuk Wonderful Indonesia. Kekayaan cita rasa dan bumbu khas di Sumatera Utara adalah alasannya. Kuliner Medan yang menjadi pusat pemerintahan provinsi banyak dipengaruhi oleh rasa dan aroma dari seluruh etnis dan suku di provinsi yang memiliki danau terbesar di Asia Tenggara Ini.
Berikut 11 makanan tradisional di Sumatera Utara yang kerap dicari dan disajikan. 

1. Sambal Tuktuk
Adalah makanan khas tradisional Batak, yang berasal dari Tapanuli. Sebenarnya bahan-bahan untuk membuat sambal tuktuk tidak berbeda dengan bahan sambal-sambal lainnya, sederhana saja. Yang membuat sambal ini sedikit lebih berbeda dengan sambal yang lain adalah andalimannya. Biasanya sambal tuktuk dicampur dengan ikan aso-aso (sejenis ikan kembung yang sudah dikeringkan), tapi jika tidak menemukan ikan aso-aso bisa diganti dengan ikan teri tawar.

2. Arsik 
Salah satu masakan khas kawasan Tapanuli yang populer. Masakan ini dikenal pula sebagai ikan mas bumbu kuning. Ikan mas adalah bahan utama, yang dalam penyiapannya tidak dibuang sisiknya. Bumbu arsik sangat khas, mengandung beberapa komponen yang khas dari wilayah pegunungan Sumatera Utara, seperti andaliman dan asam cikala (buah kecombrang), selain bumbu khas Nusantara yang umum, seperti lengkuas dan serai. Bumbu-bumbu yang dihaluskan dilumuri pada tubuh ikan beberapa saat. Ikan kemudian dimasak dengan sedikit minyak dan api kecil hingga agak mengering.

3. Manuk Napinadar 
Atau Ayam Napinadar adalah masakan khas Batak yang biasanya dihidangkan pada pesta adat tertentu. Untuk mengerjakan resep yang satu ini agak sedikit rumit, butuh waktu dan kesabaran. Pastinya inti dari masakan ini adalah di saos darah ayam itu sendiri.
Masak Ayam Napinadar ini, ayamnya harus dipanggang terlebih dahulu, setelah itu lalu disiram dengan saos spesial yakni darah ayam (manuk) itu sendiri, dan dicampur dengan andaliman, bawang putih bubuk (yang sudah digiling sampai halus) lalu dimasak. Sama seperti kita menuangkan saos ke atas ayam yang sudah dipanggang.


4. Saksang 

Atau sangsang adalah masakan khas dari tanah Batak yang terbuat dari daging babi (atau daging anjing) yang dicincang dan dimasak dengan menggunakan darah, santan dan rempah-rempah (termasuk jeruk purut dan daun salam, ketumbarbawang merahbawang putihcabaimericaseraijahelengkuas,kunyit dan andaliman).Saksang menjadi makanan wajib dalam adat pernikahan Batak

5. Dengke Mas na Niura 
Makanan ini dikenal juga dengan sebutan Ikan Mas Na Niura yang mana merupakan makanan tradisonal khas Batak yang berasal dari Tapanuli. Dahulu masakan na niura dikhususkan untuk raja saja, namun karena rasanya yang enak sehingga semua orang-orang batak ingin menyantap dan membuatnya.
Ikan Mas Na Niura ini merupakan sebuah penyajian Lauk Pauk yang cara membuatnya tidak dimasak, direbus, digoreng atau semacamnya, karena na niura dalam bahasa Batak artinya ikan yang tidak dimasak, ikan mentah tersebut disajikan dengan bumbu yang lengkap sehingga yang akan membuat ikan tersebut lebih enak dirasa tanpa dimasak, yang artinya bahwa bumbu-bumbu itulah yang memasak ikan mas tersebut.

6. Itak Gurgur 
Makanan tradisional khas Batak yang pada umumnya digunakan pada acara adat Batak tertentu. Itak gurgur dibuat dengan bahan yang sama dengan lampet, yaitu beras yang telah dihaluskan secara tradisional yang kemudian disebut itak. Rasa yang dihasilkan juga hampir sama dengan lapet, yaitu manis dan gurih.
Namun cara membuat itak gurgur berbeda dengan cara membuat lampet. Itak gurgur dibuat dengan cara yang sangat sederhana, yaitu dengan mengadon itak, kelapa muda yang telah diparut, gula pasir, dan sedikit air panas. Setelah dicampur sampai rata, kemudian adonan tersebut dicetak secara manual dengan tangan sendiri. Sudah, begitu saja. Itak Gurgur pun siap dihidangkan.
Kata gurgur di sini dapat diartikan sebagai “membara”. Pemberi itak gurgur selalu berharap si pemakan jadi memiliki semangat yang membara-bara. Agar benar-benar membara, itak gurgur dapat dikukus setelah air mendidih.

7. Kue Ombusombus 
Makanan atau jajanan khas Batak yang berasal dari Siborongborong, Tapanuli Utara. Kue ombusombus terbuat dari tepung beras yang diberi gula di tengahnya dan dibungkus dengan daun pisang.
Nama Ombusombus itu konon dibuat harus memberi tiupan (menghembuskan nafas) ketika memakannya dan kue ini enak dimakan di saat masih hangat.
Tak jelas sejak kapan penganan ini mulai “membudaya”, namun pada acara seremonial adat Batak tertentu, biasanya lampet atau ombusoombus tetap menjadi hidangan sela dan dibarengi kopi atau teh.

8. Kacang Sihobuk 
Makanan ringan/jajanan khas Batak yang berasal dari Desa Sihobuk, Tarutung, Tapanuli Utara.
Nama Sihobuk adalah nama merk dagang yang diambil dari nama desa Sihobuk menjadi merk, tidak terlalu berbeda dengan kacang lain, namun kacang tersebut telah dipilih dan dipilah untuk dijual. Kacang sihobuk telah menjadi oleh-oleh terkenal, bahkan sampai ke luar negeri.
Kacang sihobuk tersebut (tanpa dikuliti) dimasak di kuali besar yang telah diisi dengan pasir, diaduk atau digongseng supaya kacang masak, dan garing secara merata


9. Sasagun 
Makanan ringan tradisional khas batak dari Sumatera Utara. Makanan ini dibuat dari tepung beras yang digongseng dengan kelapa dan dicampur dengan gula merah/aren. Soal rasa bisa dicampur dengan nenas atau durian, kacang atau sesuai dengan selera. Dahulu makanan ini selalu disertakan oleh orang tua kepada anak-anaknya yang akan merantau, dan juga kepada mereka yang akan pulang ke perantauan
10. Dali ni Horbo 
Atau Bagot ni horbo adalah air susu kerbau yang diolah secara tradisional dan merupakan makanan khas Batak dari daerah Tapanuli.  Konon menurut ceritanya, tradisi mengolah susu kerbau menjadi dali sudah dimulai oleh leluhur orang batak semenjak adanya komunitas batak. Pada setiap rumah makan khas batak, dali menjadi menu utama. Untuk mendapatkan dali, umumnya di setiap onan (pasar) di daerah Tapanuli, dali menjadi komoditas dagangan.

11. Mie Gomak 
Makanan yang terkenal sebagai masakan khas daerah dari tanah Batak Toba, meliputi semua daerah Batak Toba, dan juga menjadi masakan khas di Sibolga dan Tapanuli.

Mengenai asal usul sebutan untuk menu ini beragam versi. Sebagian menyebutkan, mungkin karena cara penyediaannya digomak-gomak (digenggam pakai tangan) hingga sampai saat ini disebut mie gomak, meski pun pada akhirnya tidak menggenggamnya dengan tangan di saat menghidangkannya. Juga sering disebut Spageti Batak karena mirip dengan spageti dari Itali, bentuknya mirip seperti lidi.Mie yang sudah direbus biasanya dibuat terpisah dengan kuah dan sambalnya. Meski banyak ragam untuk membuat menu makanan khas Batak ini, ada yang menggunakan kuah ada juga dibuat seperti mie goreng. Rasanya sangat unik apabila mie gomak dicampur dengan bumbu dari tanah Batak yakni andaliman

Untuk informasi lainnya tentang kuliner Sumatera Utara, yuk berkunjung ke Pariwisata Sumut dan telusuri keindahan manikam Pariwisata Sumut,

Jumat, 27 Desember 2013

Tempat Wisata Di Kota Medan


Medan adalah ibukota dari provinsi Sumatera Utara yang memiliki kebudayaan yang amat beragam dan berwarna karena masyarakatnya yang heterogen berasal dari berbagai suku etnis dan negara. Destinasi atau tempat wisata di Medan juga amatlah beragam, mulai dari wisata sejarah, wisata heritage, wisata alam, wisata budaya, wisata kuliner, wisata religi, wisata malam dan lainnya. Berikut destinasi wisata yang kerap dikunjungi di kota Medan.

1. Pajak Ikan
Pajak Ikan lama merupakan bagian dari sejarah kota Medan sejak masa lampau. Pajak Ikan telah dibuka sejak tahun 1890 sebagai sebuah pusat perniagaan kota Medan. Pada awalnya tempat ini merupakan pasar Ikan, biasanya ikan yang didatangkan dari Belawan melalui kapal tongkang melalui sungai Deli. Namun Seiring dengan ketidak mampuan sungai Deli untuk dilewati  oleh kapal - kapal Tongkang maka Pajak Ikan Lama pun berubah menjadi pusat perdagangan Kain dan Pakaian murah dan sering dikunjungi wisatawan mancanegara.

2. Merdeka Walk
Sebuah pusat jajanan malam yang terkenal dengan mengusung konsep modern culinary di kota Medan. dihiasi lampu - lampu hias yang semarak penuh dengan nuansa kuning melayu dan gerai makanan dan minuman fast food dan juga restaurant, Merdeka Walk merupakan salah satu pusat kuliner di Medan yang terletak di Lapangan Merdeka dikenal dengan "Merdeka Walk". Merdeka Walk memiliki area yang luas di bawah pohon - pohon rindang. Selain itu tempat ini amat sering dikunjungi karena berada di tengah kota dimana terdapat bangunan bangunan tua Heritage di Kota Medan seperti gedung London Sumatera atau Lonsum dan kantor pos Medan Lama.

3. Sun Plaza
SUN Plaza adalah pusat perbelanjaan mewah, terletak dikawasan CBD Medan. Sun Plaza terdiri dari enam lantai, SUN Plaza telah dilengkapi dengan fasilitas yang memanjakan untuk setiap pelanggan. Selain itu, Sun Plaza juga menawarkan berbagai jasa dan produk mulai dari Fashion hingga makanan lokal dan makanan Intenaional. Arsitektur bangunan SUN Plaza dirancang dengan detail sempurna menggunakan konsep “Galaksi Barat”. Exterior SUN Plaza Bangunan Sun Plaza terbuat dari logam titanium yang melambangkan kekayaan dan kekuasaan bangunan SUN Plaza. Sun Plaza mengususng motto ”One Stop Shopping Center” SUN Plaza menjadi tempat perbelanjaan modern dimana terdapat Sogo Departement Store, Hypermart, Index Furniture, Ace Home, Gramedia, dan Cinema 21. SUN Plaza juga di fasilitasi oleh Cabe Rawit Food Court yang merupakan tempat terbaik untuk menikmati kuliner. Sun Plaza, memiliki satu visi sebagai Lippo Mall, SUN Plaza sejak awal berdiri memiliki tujuan untuk menjadi yang terbaik dalam setiap aspek mall dengan menawarkan kenyamanan berbelanja.

4. Situs Kota Cina Medan Marelan
Situs Kota Cina diyakini sebagai cikal bakal terbentuknya Kota Medan sekarang yang berasal dari permulaan Abad ke-12 masa lampau . Dikarenakan  oleh banyaknya peninggalan bersejarah atau artefak arkeologis (archeological evidence) yang menghantarkan sains pada era yakni  awal abad ke-14, seperti eanterware fragment (tembikar), glass yang fragment (gelas), brickstone fragment (batubara fragment candi), archa (statue), tulang belulang, dan bahan bahan sisa perahu tuas(ships ruins) yang tertanam dibawah Medan Marelan. Namun tentang kondisi dan keadaan kawasan Medan sebelum awal abad ke -12 belum banyak diketahui sehingga masih dalam penelitian untuk dikembangkan. Namun takperlu takut. terdapat sebuah museum yang berdekatan dengan Danau Siombak, museum ini dijadikan sebagai tempat untuk menyimpan semua benda yang berhubungan dengan situs kota cina Medan Marelan.

5. Mesjid Raya Medan

 Mesjid Raya Al-Mashun adalah salah satu warisan Sultan Deli di Sumatera Utara selain Istana Maimoon yang menjadi tempat wisata di kota Medan. Masjid Raya Al - Mashsun atau mesjid Raya Medan masih dipergunakan oleh masyarakat Muslim untuk beribadah setiap harinya. Beberapa bahan bangunan dekorasi masjid dibuat langsung di negara Italia. Karena Wisata Heritage dan juga Wisata Sejarah di kota Medan yang berusia tua maka menarik wisatawan asing mengunjungi masjid ini. Pada umumnya wisatawan tersebut berasal dari berbagai Negara di seluruh dunia. Masjid Agung merupakan masjid paling indah dan terbesar di Sumatera Utara.

6.Istana Maimoon
Istana Maimoon terletak di Jl.  Katamso. Istana Maimoon dibangun oleh Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada tahun 1823 dan selesai tahun 1924, kesultanan kesembilan pada tahun 1888. Bangunan Istana Maimoon merupakan perpaduan dari campuran arsitektur Eropa, Arab, Mogul dan arsitektur Melayu. Perancang atau arsitek Istana Maimun adalah Kapten Th. Van Erp.. Istana ini didominasi warna kuning karena warna tersebut amat bermakna bagi masyarakat suku melayu deli. Terdapat berbagai macam koleksi kesultanan deli dari masa ke masa.

7. Rumah Tjong A Fie
Rumah Tjong A Fie dibangun tahun 1895 dan selesai pada tahun 1900. Memiliki ukiran kayu yang cantik dan fitur dengan dua singa batu duduk di pintu masuk rumah. Rumah Tjong A fie memiliki 40 kamar dengan arsitektur campuran gaya China, Melayu dan Eropa. Pengaruh arsitektur Melayu dapat dilihat dalam deretan jendela, pintu, dinding yang dicat dengan warna kuning dan hijau. Pengaruh Cina juga dapat dilihat dalam ornamen ukiran dan lukisan di langit-langit. Disandingkan dengan desain arsitektur oriental sehingga sangat jelas bahwa keseluruhan elemen merupakan desain Eropa dan Art Nouveau, termasuk kolom beton dengan modal hias, dan chandelier  tergantung dari langit-langit bangunan. Berdiri di samping ornamentasi Barat ini adalah sebuah altar leluhur tradisional Cina, ukiran dan pintu kayu disepuh dengan kerawang, dan chien nien porselen bekerja penuh warna disetiap sudut ruangan. Di dalam Rumah Tjong A Fie, anda akan jatuh seolah-olah kembali pada pergantian abad terakhir di masa lampau.

8. London Sumatera
Terletak di sudut Jalan A.Yani, sebelumnya lokasi ini dikenal sebagai Kesawan Road. London Sumatera dikenal juga dengan sebutan Gedung Juliana. Bangunan indah ini pertama kali digunakan oleh Harrison’s & Crosfield, sebuah perusahaan perkebunan  dari negara Inggris saat masa penjajahan kolonial. Nama bangunan ini tertulis dengan huruf besar sehingga dapat terbava London Sumatera – Indonesia pada bangunannya.  Aberdeen granit yang berasal dari Eropa sebagai pemberat kapal digunakan dalam konstruksi bangunan ini. Gedung Lonsum adalah bangunan pertama di Medan yang  memiliki lift. Lift ini didatangkan pada tahun1910 dan terdiri dari kandang besi indah dihiasi dengan bunga dan meringkuk di Art Deco dan sampai saat ini masih digunakan. Kantor London Harrison & Crosfield di negara asalnya Inggris adalah salinan dari gedung ini. Arsitektur Gedung Lonsum Medan ini jelas dipengaruhi oleh Kolonial Inggrid Style.

 9. Gereja Immanuel
Gereja Immanuel merupakan Gereja tertua di Medan. Lokasinya terletak di jalan Diponegoro yang dibangun pada tahun 1921. Gereja ini masih digunakan oleh umat Kristiani untuk kebaktian pada hari minggu dan hari lainnya yang masih bersinggungan dengan acara keagamaan seperti upacara pernikahan, misa natal dan lainnya. Gereja Immanuel dapat menampung hingga 500 umat kristiani.
Selain itu terdapat juga gereja tua lainnya di Kota Medan, tepatnya di jalan pemuda yaitu Gereja Ro,a Katholik yang mana dibangun pada tahun 1929. Gereja ini juga masih digunakan oleh umat Katholik pada hari minggu dan hari lainnya untuk tempat peribatan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pariwisata Sumatera Utara memiliki potensi wisata dari berbagai sisi.

10. Klenteng Gunung Timur
Daerah Tujuan wisata religi lainnya adalah Vihara Gunung Timur yang dikenal sebagai Vihara Budha tertua di Medan. Klenteng Gunung Timur didirikan oleh Umat Budha pada tahun 1962. Secara umum umat Budha untuk bersembahyang ke Vihara ini setiap harinya namun selain itu Vihara ini juga digunakan untuk acara ritual agama lainnya dalam agama Budha seperti peringatan hari ulang tahun Sidharta Gautama yang  biasanya dilaksanakan pada tanggal 4 s/d 15 April setiap tahun dan tak ketinggalan perayaan imlek.

11. Kuil Shri Mariamn
Kuil Shri Mariamnar merupakan Kuil Hindu tertua di Medan. Kuil ini telah dibangun pada tahun 1884 oleh umat Hindu kota Medan. Kuil Shri Mariamn berada di Jalan Zainul Arifin. Secara umum umat Hindu datang untuk bersembahyang di Kuil ini setiap pagi hari. Kuil ini juga difungsikan sebagai tempat  untuk ritual lainnya dalam agama Hindu dan perayaan hari besar keagamaan seperti perayaan Depavali dan perayaan Panen Padi.

12. Graha Bunda Maria Annai Velangkani
Pada awalnya Graha Bunda Maria Annai Velangkani diperuntukkan bagi umat katolik tamil yang ada di Medan akan tetapi dalam perkembangannya semua umat Katolik dapat datang dan berziarah tanpa batas asal-usul ataupun ras karena sesungguhnya tempat ibadah yang sangat indah ini  dipersembahkan bagi seluruh umat Katolik tanpa terbatas dan juga sebagai objek wisata bagi negara-negara tetangga sehingga amat sering dikunjungi oleh wisatawan.
Terletak didaerah Medan barat daya di kecamatan Tuntungan, kelurahan Tanjung Selamat, dijalan Sakura 3. Tidak jauh dari perumahan Taman Sakura Indah. . Bentuk bangunan yang tidak lazim dan menjulang tinggi sangat kontras dengan keadaan bangunan sekitarnya sehingga keberadaannya sangat menarik perhatian dan menjadi trade mark. Ada banyak keistimewaan lainnya seperti seluruh bangunannya yang dipenuhi ornamen dan lukisan baik disebelah dalam maupun luar. Setiap ornamen punya makna tersendiri dan bila dikaji secara keseluruhan bangunannya dipenuhi oleh simbol-simbol penuh makna, hal tersebut dimaksudkan sebagai bagian dari proses sebuah perziarahan yang agung.

13. Museum Perjuangan
Museum Militer ini dibuka pada tahun 1071. Merupakan salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi karena menyimpan benda - benda sejarah perjuangan ABRI dan rakyat di Sumatera Utara seperti senjata, obat - obatan dan pakaian seragam yang mana digunakan pada perang kemerdekaan Indonesia melawan pemberontakan pada tahun 1985. Dengan mengunjungi museum ini maka anda akan terlempar ke masa lampau sehingga dapat membayangkan kehebatan perjuangan pahlawan di masa lalu. Museum ini terletak di Jalan Zainul Arifin - Medan.

14. Kantor Pos Medan
Kantor Pos ini terletak di Jalan Medan Merdeka Square. Tahap pembangunan kantor pos Kota Medan dimulai sejak tahun 1909 dan akhirnya selesai pada tahun 1911. Gedung ini merupakan proyek besar pertama yang mana dilakukan oleh Snuyf, seorang arsitek yang telah menjadi kepala Sipil Pekerjaan Umum untuk Indonesia pada zaman kolonial. Sehubungan dengan pertumbuhan yang cepat dari pemerintah Hindia Belanda, maka muncul kebutuhan bangunan baru untuk berbagai layanan pemerintah seperti sekolah, penjara dan kantor pos. Sebagian besar bangunan tersebut harus diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat oleh karena itu standarisasi desain bagunan ini terkenal sebagai arsitektur normal dengan variasi diperbolehkan dari para penguasa saat itu. Meskipun berbentuk arsitektur normal, desain kantor pos adalah sebuah bangunan yang sebelumnya telah diprediksi. Arsitek Kor Passchier, partner kerja dari Snuyf rekannya menulis sebagai berikut: “Kantor pos adalah sebuah gedung yang menunjukkan pencarian ragu untuk desain baru. Di kantor pos penghitung terletak di aula melingkar dengan kubah. Kubah yang dihiasi dengan tableaus dari merpati. Bagian depan bangunan ini dibagi dengan cara yang khas arsitektur tradisional Belanda.

15. Menara Tirtanadi
Trademark, ciri khas Kota Medan adalah bangunan menari air yang kini telah menjadi milik Perusahaan Air Minum Daerah Tirtanadi. Bila anda menginjakkan kaki di kota Medan, anda akan memasuki kota ini dari arah selatan melalui jalan Sisingamangaraja maka bagunan Menara Tirtanadi  akan terlihat jelas terlebih pada malam hari. Menara Tirtanadi berfungsi sebagai tangki penyimpanan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga kota sejak jaman kolonialisme Belanda sampai sekarang masih tetap difungsikan.

16. Rahmad Wildlife Museum And Gallery
 Rahmad International Wildlife Museum & Gallery merupakan satu - satunya di Asia yang memiliki jumlah koleksi hewan liar mencapai 850  satwa dan berasal dari berbagai negara. Museum Rahmad telah masuk Record Book, menerima penghargaan internasional pada bidang koservasi dalam upaya mencegah kepunahan satwa - satwa liar di dunia. Di galery Rahmad ini ditampilkan berbagai koleksi satwa liar terkecil hingga yang terbesar sesuai dengan habitatnya sehingga sangat layak untuk dikunjungi.

17. Taman Ahmad Yani
Di inti Kota Medan, terdapat beberapa taman kecil dan besar yang menjadi titik hijau. Salah satu diantaranya adalah Taman besar di Jl. Jendral Sudirman yang mana terdapat Monumen Jendral Ahmad Yani. Dan tidak berada jauh dari taman Ahmad Yani juga ada taman beringin yang terletak di tepi Sungai berlian.

18.Ocean Pasific
Ocean Pasifik adalah salah satu objek wisata bahari yang indah dan menjadi  objek wisata yang kerap dikunjungi oleh wisatawan di Kota Medan. Ocean Pasific terletak ditepi laut. Ocean Pasifik menyajikan aneka hiburan untuk keluarga seperti: tempat bermain anak - anak, kolam renang, food court, dll Sajian masakan laut yang khas dapat dinikmati sambil memandang lautan lepas dan tentunya hal ini menjadi salah satu potensi menarik bagi perkembangan pariwisata Medan.

19. Taman Rekreasi Mora Indah
Taman ini merupakan objek wisata rekreasi yang terletak di perbatasan Medan dengan Tanjung Morawa . Taman rekreasi Mora Indah berlokasi di Jalan Sisingamangaraja kilometer 11 Medan. Menjadi salah satu tempat yang menarik untuk wisata keluarga.

20. MICE
Sebagai sebuah kota besar, Medan menjadi salah satu wilayah yang berkembang dalam dunia MICE. Untuk mengetahui MICE di kota Medan silahkan klik link berikut: MICE Medan

21. Peternakan Buaya Asam Kumbang
Taman/ Peternakan Buaya Asam Kumbang terletak dan berlokasi di Desa Asam Kumbang, kurang lebih 5 km dari pusat kota Medan. Peternakan Buaya Asam kumbang dimulai sejak hobi dari bapak Lo Tham Muk  memelihara buaya sehingga pada tahun 1959 dengan 12 buaya dan berakhir sebagai sebuah bisnis peternakan buaya, namun biaya makanan dan peraturan membuat sulit untuk bapak Lo Tham Muk sang pendiri peteernakan Buaya Asam Kumbang  untuk mengembangkannya sehingga dibuka dan dipamerkan untuk umum. Danau yang berada di areal peternakan kebanyakan dihuni oleh buaya besar, buaya muda yang masih dalam proses pertumbuhan dan perkembangan disimpan dalam tangki. Taman Buaya Asam Kumbang mengoleksi sekitar 2.400 buaya dari dua jenis berbeda (Crocodillus polosus dan Tomistona Sehlegeli). Terdapat seekor buaya tertua yang berusia 41 tahun dengan panjang mencapai 6 m. Taman Buaya Asam Kumbang merupakan yang taman buaya terbesar di Indonesia dengan 2.400 reptil dimana Anda dapat menyaksikan berbagai macam hewan lainnya seperti monyet, anjing, dll. Taman ini buka pukul 09.00 – 18.00 Wib setiap harinya dengan biaya retribusi sebesar Rp. 5.000.

22. Kebun Binatang simalingkar
Kebun binatang ini dikelola oleh pemerintah Kota Medan yang mana terdapat berbagai jenis hewan tropis, hewan - hewan mamalia seperti beruang, harimau, Singa, gajah, reptil, dan lain - lain. Kebun Binatang Simalingkar mencakup areal areal sekitar 30 hektar dengan jarak 10 km dari pusat kota, dan berlokasi di jalan Pintu Air IV Kelurahan Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan. Kebun Binatang Simalingkar dibuka untuk umum setiap hari pukul 09.00 - 17.00 WIB.

23. Kesawan Square
Kesawan Square berada di pusat kota Medan. Kawasan ini merupakan bagian dari sejarah kota Medan. ada terdapat banyak peninggalan gedung - gedung lama dari zaman Kolonial Belanda. Kawasan Kesawan Square sering dikunjungi wisatawan untuk menikmati keindahan sebuah kota dimasa lalu.

24. Danau Siombak
Danau Siombak Indah - Medan terletak di Kelurahan Rengas Pulau kecamatan Medan Marelan. Danau satu-satunya di Medan ini merupakan danua buatan yang indah, dengan luas area mencapai 40 hekter dan jaraknya hanya 15 km dari pusat kota. Danau ini sangat indah dan dianjurkan untuk dikunjungi bila anda tengah ke Medan. Biasanya danau ini digukan untuk Festival kano dan Perahu Tradisional disamping sebai tempat rekreasi keluarga.

25. Kolam Pancing Raja Syah
Kolam Pancing Raja Syah terletak dipinggiran kota Medan. untuk mencapai tempat wisata di kota Medan ini maka hanya membutuhkan waktu lebih kurang 30 menit dari pusat kota. Kolam ini juga dilengkapi dengan berbagai Fasilitas Outbond seperti Flying Fox, Titi Goyang, Raft Building, Jembatan Tali, Elvis dan Camping Ground dan berbagai macam fasilitas lainnya. Kolam Pancing Raja Syah berada dilingkungan yang asri dan menyegarkan.

26. Hiburan Karoke
  • SUN 21
  • Palladium 21
  • Karaoke Inul Vizta
  • Karaoke NAV
  • Karaoke Keluarga/ K2

27. Wisata Hiburan Malam 

Hiburan Malam (Nite Life/ Clubbing in Medan)
  • Retro Spective Club Live Band n Djs
  • Enterance The Temple Music
  • Tobasa Club
  • The Song
  • Eccexx The Club
  • Delta Club
  • XXX Club
  • Zodiac Pub & Bistro
  • M3 (Millenium Three)
  • Soccer
  • Barcelona Live Music n DJs
28. Wisata Kuliner Medan Sumatera Utara
Tempat makan dan minum, atau lebih dikenal dengan sebutan kuliner Medan. Ada berbagai macam tempat wisata kuliner di Medan yang terkenal dan menawarkan berbagai macam makanan dan minuman yakni
  • Jln Dr Mansyur USU
  • Wisata Kuliner MMTC Pancing
  • Wisata Kuliner Pagaruyung Medan
  • Wisata Kuliner Selat Panjang
  • Wisata Kuliner Ringroad 
  • Wisata Kuliner Merdeka Walk
  • Wisata Kuliner Warkop Elishabet
  • Wisata Kuliner SM Raja