Minggu, 15 Desember 2013

Pemandian Air Panas Penen Dan Goa Penen


Tempat wisata di Deli Serdang memang menarik, keindahan dan keunikan alam yang menyatu menjadi pilihan tepat untuk berwisata. Kabupaten Deli Serdang yang beribukotakan Lubuk Pakam dan merupakan wilayah administratif provinsi Sumatera Utara memiliki DTW yang jumlahnya banyak seperti Danau Linting, Air Terjun Dwi Warna, Sungai Dua Rasa, Lembah Loknya, Pemandian Air Panas Embun Pagi, Pantai Sibiru-Biru dan masih banyak lagi. 

 
                                              PEMANDIAN AIR PANAS PENEN 


Berbicara tentang pemandian air panas, Deli Serdang adalah rajanya. Ada beberapa spot air panas yang menyebar dibeberapa kecamatan. Salah satunya adalah pemandian air panas Penen, terletak di kecamatan Sibiru-biru tepatnya desa Penen.
Membutuhan waktu kurang lebih 45 menit bila berangkat dari Medan, ibukota provinsi Sumatera Utara. Sedangkan bila dari Lubuk Pakam ibukota kabupaten Deli Serdang membutuhkan waktu sekitar 65 menit. Nah bagi anda yang berada di kota Medan tentu saja terasa menguntungkan karena jarak tempuhnya lebih dekat. Moda transportasi yang laik digunakan adalah roda dua dan roda empat.
Pemandian air panas penen kerap dikunjungi oleh wisatawan, selain jalur transportasi yang sudah bagus pesona air panas penen yang mengandung belerang sehingga mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit. Tidak hanya itu saja, pemandangan alam disekitarnya juga mengagumkan jadi bagi yang penat dan bosan melihat keramaian di kota, Air panas penen bisa menjadi refrensi. 

                                                                    GOA PENEN
 

Goa penen berada tidak jauh dari pemandian air panas penen, yah bagi anda yang suka alias hobby melihat keindahan stalagmit dan stalagnit yang terbentuk dari alam, silahkan berkunjung kesini.

Keunikan dari Goa Penen di Deli Serdang terletak pada bentuknya, menyerupai kerang terbuka. Pintu masuknya mencapai 25 meter dan bila semakin berjalan kedalam maka semakin sempit dan mengecil ukuran luas dari Goa Penen. Gua Penen sering dijadikan wisatawan dan pelajar sebagai tempat wisata speologi, tentu saja karena keindahan isi dari goa itu sendiri. Mengingat lokasinya yang berdekatan jadi anda bisa berkunjung kedua tempat sekaligus. :)


 Bila Anda membutuhkan guide untuk mengexplore wisata di Sumatera Utara silahkan hubungi kami melalui

Akun twitter : @pariwisataSUMUT atau @Anthony_Riel
Telp/SMS : 085658080343
Atau Fanpage : Pariwisata Sumatera Utara

Uniknya Sungai Dua Rasa di Deli Serdang


Sungai dua rasa? mungkin terdengar aneh atau sulit dibayangkan seperti apa bentuknya. Namun ini adalah sebuah fakta, menarik dan tentu saja wajib untuk untuk anda ketahui.

Sungai Dua Rasa berada di desa Negeri Suah kabupaten Deli Serdang, sebuah kabupaten yang masuk kedalam wilayah administratif provinsi Sumatera Utara.


                                                                   SUNGAI DUA RASA
 
keajaiban sungai Dua Rasa masih tergolong misteri, namun berada tempat wisata ini akan sedikit menguak tabir tersebut. Mata air sungai dua rasa terdiri atas 2 buah air terjun yang bertemu membentuk aliran sungai. Mata air pertama memiliki suhu panas yang bernama Air Terjun Sampuren Putih, dan satu lagi mata air yang kedua memiliki suhu dingin dan letaknya sekitar 15 meter dari air terjun Sampuren.

Keunikan sungai ini lumayan aneh, meski pada akhirnya kedua mata air membentuk satu aliran sungai tetapi keduanya seolah membuat tapal batas sehingga sisi kiri dan sisi kanan sungai memiliki dua rasa yakni panas dan dingin.


Nah, bagi kamu yang hendak berkunjung harus punya tenaga extra karena selain lokasinya yang berada jauh dari kota, akses atau medan menuju Sungai Dua Rasa lumayan menguras tenaga. Ditambah tidak adanya masyarakat yang bermukim disekitar sungai tentu mengharuskan anda untuk menjaga diri sebaik mungkin.


Selain Sungai Dua Rasa, kabupaten Deli Serdang juga masih memiliki daerah tujuan wisata lainnya yang menarik dan patut anda kunjungi seperti Air Terjun Dwi Warna yang mana terdapat dua air terjun yang mempunyai warna dan rasa berbeda, Pantai Sibiru-Biru yang unik dan bukan sembarang pantai. 
 

 Bila Anda membutuhkan guide untuk mengexplore wisata di Sumatera Utara silahkan hubungi kami melalui

Akun twitter : @pariwisataSUMUT atau @Anthony_Riel
Telp/SMS : 085658080343
Atau Fanpage : Pariwisata Sumatera Utara

Air Terjun Sampuren Putih Deli Serdang


 Indonesia yang terdiri dari beberapa pulau dengan letak geografis dan demografis berbeda menjadi faktor utama keberagaman fauna dan flora di ibu pertiwi ini.

Kabupaten Deli Serdang memiliki daerah tujuan wisata alam memukau seperti Danau Linting, Air Terjun Dua Warna, Sungai Dua Rasa, Pantai Sibiru-biru dan masih banyak lagi lainnya.





AIR TERJUN SAMPUREN PUTIH

Secara harfiah, nama DTW ini berasal dari kata Sampuren (bahasa Karo) yang berarti air terjun, sedangkan kata Putih berasal dari air terjun berwarna putih yang keluar dari tebing berbentuk goa.

Sampuren Putih adalah objek wisata alam di Deli Serdang yang paling kerap dan sering dikunjungi. Keindahan serta keasrian alam yang menyatu seperti menghantarkan jiwa ikut serta masuk dan merasakan setiap sensasi dari air terjun Sampuren Putih.


Untuk mencapai air terjun yang eksotis ini membutuhkan waktu sekitar 50 KM dari ibukota Provinsi Sumatera Utara sedangkan bila dari ibukota kabupaten Deli Serdang membutuhkan waktu sekitar 68 KM dari Lubuk Pakam.


Lokasinya berada di desa Bas Ukum kecamatan Sibolangit, bila anda hendak ke Berastagi atau Kabupaten Dairi pasti anda akan melewati track menuju air Terjun Sampuren Putih yang memang harus dilalui.


Keunikan dari Air Terjun ini sendiri adalah jumlah tingkatannya yang mencapai tujuh buah, wah....!! seperti di kayangan saja. :)

Meski ke tujuh tingkatan tersebut tidak bisa dilihat secara langsung karena tersembunyi dibalik rimbunnya pepohonan namun bagi anda yang berani, anda harus menerobos perdu dan tumbuhan semak belukar demi mencapai tingkatan demi tingkatan hingga ke tingkat paling ujung alias pertama. Oleh karena Jumlah tingkatannya itu pula maka Sampuren Putih kerap juga disebut Air Terjun Tujuh Tingkat. Usut punya usut ketinggian air terjun ini mencapai 150 meter loh sob...!!

Selain menghirup udara segar dan menyehatkan paru-paru, Air Terjun Sampuren Putih juga menjadi tempat pemandian yang sangat nyaman. Adanya bebatuan dan arus air yang tak terlalu deras menjadi alasan yang tentunya tepat.

Bila Anda membutuhkan guide untuk mengexplore wisata di Sumatera Utara silahkan hubungi kami melalui

Akun twitter : @pariwisataSUMUT atau @Anthony_Riel
Telp/SMS : 085658080343
Atau Fanpage : Pariwisata Sumatera Utara 

Pemandian Air Panas Embun Pagi


Satu lagi pemandian air panas mengandung belerang di Sumatera Utara adalah Embun Pagi di desa Penen kabupaten Deli Serdang.

Pemandian air panas embun pagi kerap dikunjungi oleh masyarakat yang hendak merasakan bagaimana sensasi mandi air panas belerang yang terbuki bisa menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit kulit, selain itu menikmati indahnya suasana desa Penen tentu saja menjadi daya tarik bagi wisatawan yang hendak menghilangkan kepenatan kota.


Untuk mencapai desa penen dimana pemandian air panas Embun Pagi, dibutuhkan waktu sekitar 2 jam dari kota Medan baik menggunakan moda transport roda dua maupun roda empat. 


 Bila Anda membutuhkan guide untuk mengexplore wisata di Sumatera Utara silahkan hubungi kami melalui

Akun twitter : @pariwisataSUMUT atau @Anthony_Riel
Telp/SMS : 085658080343
Atau Fanpage : Pariwisata Sumatera Utara

Lembah Loknya di Deli Serdang

Air Terjun Lembah Loknya


Siapa bilang Sumatera Utara tidak punya lembah yang eksotis? Selain Air Terjun Dwi Warna yang memukau, Sungai Dua Rasa yang unik,  Pantai Sibiru-biru, Lembah Loknya kabupaten Deli Serdang masih punya segudang tempat wisata menarik, salah satunya adalah Lembah Loknya. 

                                                   LEMBAH LOKNYA DELI SERDANG

Memukau, itulah kata pertama yang pantas disematkan. Perpaduan wisata air terjun, sungai, alam, pepohonan, fauna seolah menghantarkan lagu indah bernuansa pedesaan ke haribaan bumi pertiwi.


Air Terjun loknya wajib dikunjungi terlebih bagi para adventurer alias petualang. Namun bagi anda yang hendak mencoba kenapa tidak? karena dengan mencintai dan mengunjungi tempat wisata alam seraya menjaganya adalah sebuah bukti bahwa kita ikut merayakan kemerdekaan.


Lembah Loknya berada di kawasan desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Sumatera Utara. Menghabiskan waktu sekitar 2,5 jam menuju DTW Loknya bila berangkat dari Medan. Anda bisa menggunakan transportasi moda roda dua maupun roda empat.


Air terjun yang jatuh dari ketinggian menjadi daya tarik pertama, mengikuti air mengalir mata akan berhenti pada bebatuan besar dan kecil disepanjang sungai. Hijaunya pepohonan yang beradu dengan langit biru bersama gumpalan awan tentunya menghantarkan jiwa kesebuah titik kebahagiaan atas ciptaanNya yang maha indah.


Bagi anda yang hendak merasakan bagaimana rasanya mandi di air bersih tanpa campuran kaporit seraya menikmati segarnya udara berhembus memasuki paru-paru, disinilah tempat yang paling pas untuk anda Lembah Loknya.


Tempat ini juga cocok bagi anda yang hendak piknik bersama kawan-kawan. Namun anda harus membawa perbekalan yang tentunya cukup, karena letaknya yang jauh dari kota menjadi alasan mengapa tak ada orang berjualan disekitar lembah.


 Bila Anda membutuhkan guide untuk mengexplore wisata di Sumatera Utara silahkan hubungi kami melalui

Akun twitter : @pariwisataSUMUT atau @Anthony_Riel
Telp/SMS : 085658080343
Atau Fanpage : Pariwisata Sumatera Utara
 

Jumat, 13 Desember 2013

8 Pulau Di Kepulauan Hinako Nias Barat


Nias, untuk kesekian kalinya menjadi topik hangat yang memang layak diperbincangkan. Keindahan alam, pesona budaya, dan keramahtamahan adalah 3 aspek yang membentuk kata SEMPURNA.

Semenjak beberapa tahun terakhir, Nias mulai dimekarkan menjadi beberapa kabupaten. Salah satu diantaranya adalah Kabupaten Nias Barat. Tak jauh beda, sentra pariwisata adalah andalan dari kabupaten Nias Barat yang terletak di Samudera Hindia.

 
Ada 8 pulau di Nias Barat yang mengagumkan bagi anda penikmat dan pencari kepuasan wisata bahari. Keunikan masing-masing pulau di Nias seperti magnet dengan daya magis yang tak terobati, pulau-pulau tersebut dimasukkan kedalam Kepulauan Hinako. Penasaran bagaimana?

1. Pulau Asu

Pulau Asu adalah pulau kecil berpenghuni. Masih jauh dari peradaban sehingga kelestarian ekosistem di Pulau Asu terutama keindahan pemandangan bawah lautnya begitu eksotis. Pulau Asu adalah surga bagi kegiatan snorkling, diving, dan fishing sehingga kerap dikunjungi oleh wisatawanKLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.

Pulau Bogi dengan luasnya yang tergolong kecil merupakan destinasi wisata bahari di Nias Utara. Pesona keindahan terumbu karang di bawah laut, Pasir putih disepanjang pantai, aneka ragam ikan berwarna warni menjadi alasan mengapa tempat ini layak dijadikan sebagai tempat snorkling, diving, dan fishing di Nias. KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA

3. Pulau Bawa
Bila anda kerap mendengar Nias adalah surga wisata surfing dunia. Hal itu bukanlah isapan jempol belaka, para surfer dari seluruh pelosok negeri berlomba menaklukkan gelombang laut nan dahsyat. KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA

Hinako dan fishing, yap....!! jargon tersebut sudah melekat penuh disetiap wisatawan yang berkunjung, positioning. Image pulau Hinako sebagai surga bagi pemancing. Ditengah ombak air laut biru pulau Hinako, ikan-ikan seolah menantang para pemancing untuk ditaklukkan. Bila di Kabupaten Batubara terdapat pulau Pandang, maka pulau Hinako di kabupaten Nias Barat adalah rival dari pulau tersebut. KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA

Pulau Hanatula berdekatan dengan pulau-pulau lainnya seperti pulau bawa, pulau asu, pulau bogi, dan pulau hinako. Gugusan pulau di kepulauan Hinako kerap dikunjungi wisatawan asing sebagai spot surfing dan fishing. KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA

datanglah ke Pulau Imana di Nias Barat. Inilah jawaban dari pencarian anda. Nias yang terletak di samudera hindia memang menyimpan sejuta misteri yang amat mengagumkan. Selain panorama bawah laut, surfing dan fishing Nias memiliki kebudayaan megalitik tertua di Indonesia.  KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA

Bagi anda pemuja sunset, tak perlu ragu menempatkan pulau Langu sebagai tempat yang oke untuk menikmati sunset. Selain itu mengitari pulau seraya meninggalkan jejak kaki diatas pasir putih menunggu masa matahari terbenam adalah hal yang tentu saja tidak bisa dilewatkan.KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA
 
Kawasan kepulauan Hinako sudah membekas dihati para penikmat ombak dari luar Indonesia. Pulau Herunga yang menyuguhkan tantangan gelombang laut amatlah primadona

Sunset Sempurna Di Pulau Langu


Tepat saat matahari mulai turun hendak bersembunyi, tenggelam dan menyatu dengan air laut. This is the perfect one! Langu Island in West Nias, Adorable.....!! Bagi anda pemuja sunset, tak perlu ragu menempatkan pulau Langu sebagai tempat yang oke untuk menikmati sunset. Selain itu mengitari pulau seraya meninggalkan jejak kaki diatas pasir putih menunggu masa matahari terbenam adalah hal yang tentu saja tidak bisa dilewatkan. Atau di siang hari melihat keindahan bawah laut di pulau ini yang begitu mengagumkan. ssttt...!! banyak terumbu karang yang langka dan hanya anda bisa anda temukan di kepulauan Hinako. Sekitar 6 jam dari Gunung Sitoli dan 2 jam dari Sirombu, anda sudah bisa menginjakkan kaki di pulau Langu. Tertarik?